Jakarta, Skalaekonomi.com – Simon Tahamata, mantan pelatih tim junior Ajax Amsterdam, kini resmi ditunjuk sebagai kepala pemandu bakat Timnas Indonesia. Ia mengungkapkan alasan di balik keputusannya menerima tawaran pelatih kepala Timnas, Patrick Kluivert, untuk bergabung dalam proyek pengembangan sepak bola Indonesia.
Simon menyebut bahwa Kluivert melihat adanya kemampuan dalam dirinya yang dapat membantu tim.
”Saya disini karena kami punya talenta, dan coach Patrick tanya saya, menginginkan saya ikut Patrick disini,” ujar Simon saat menghadiri sesi latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya, kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, pada Senin (02/06/2025).
Simon menambahkan bahwa dirinya sebenarnya memiliki peluang untuk kembali melatih di Ajax. Namun, ia memilih untuk terlibat dalam proyek besar bersama Timnas Indonesia dan memberikan kontribusi bagi generasi muda.
”Saya bisa (saja) kembali ke Ajax, tapi kami (memilih) kembali kesini (untuk) tolong Patrick, untuk itu kami ada disini untuk tolong Indonesia dan juga anak-anak muda,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Simon juga membandingkan sistem pembinaan pemain muda di Belanda dan Indonesia. Ia menjelaskan bahwa di Belanda, pelatihan profesional dimulai sejak anak-anak berusia di bawah 8 tahun. Sementara di Indonesia, pelatihan baru dimulai pada usia sekitar 12 tahun, yang menurutnya sudah terlambat jika ingin mencetak pemain berkualitas dunia.
”Kalau di Belanda mulai dari bawah 8 tahun, kalau disini dibawah 13, 15, sudah terlambat,” ungkap Simon.
Sementara itu, Timnas Indonesia akan menghadapi China pada Kamis (5/6) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), dalam lanjutan Grup C babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026.
Timnas telah memulai sesi latihan di Jakarta sejak 2 Juni 2025, setelah sebelumnya menggelar latihan intensif di Bali sejak 26 Mei 2025.
Saat ini, Timnas Indonesia menduduki posisi keempat klasemen sementara dengan koleksi sembilan poin. Mereka unggul tiga poin dari Bahrain dan China yang menempati posisi kelima dan keenam. Timnas hanya tertinggal satu poin dari Arab Saudi di posisi ketiga, serta empat poin dari Australia yang berada di peringkat kedua. Sementara itu, Jepang memimpin klasemen dengan selisih sebelas poin dari Indonesia. [iq]
