Sunday, September 6, 2026

Sonny Pujisasono : Working Class Film Festival 2028 Akan Digelar Di Jakarta

SKALAEKONOMI .COM. JAKARTA.Inisiator MadFest Merah Putih 2026 Festival Film Pendek Kelas Pekerja, Sonny Pudjisasono, SH, MBA bertekad akan menggelar Working Class Film Festival di Jakarta tahun 2028 mendatang.

Sonny mengatakan itu pada acara pelepasan dua film pendek karya kelas pekerja berjudul Antrean Nomor Kematian dan Kandang yang Tak Menunduk ke Working Class Film Festival di Shefield, Inggris.

“Kami berniat ingin menggelar Working Class Film Festival di Jakarta tahun 2028, tentunya persiapan segala sesuatunya sudah harus mulai sekarang. Tahapannya adalah dengan menambah kategori peserta Madfest di tahun 2027 dan menyusun acara yang berskala internasional,” ujar Sonny yang memang memiliki kepedulian terhadap perubahan paradigma dari demo di jalanan mentrasformasikan ke dalam audiovisual digital.

Dua kaki Sonny Pujisasono berpijak pada dua dunia: film dan pekerja. Yang selaras dengan kegiatan kesehariannya sebagai Ketua Yayasan Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail dan Deputi 1 Penasehat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan.
Meninjau lebih jauh keikutsertaan dua film pendek hasil kurasi panitia MadFest 2026, menurut Ensadi Joko Santoso, dalam festival di Sheffield tidak dikenal istilah the winner.

Tidak ada pembedaan antara film yang menjadi pemenang, honorable mention, atau kategori lain yang menempatkan satu karya lebih tinggi dari karya lainnya.

“Di Working Class Film Festival di Sheffield tidak ada yang namanya the winner. Kita setara. Jadi kita satu napas mengenai semangat Mayday Film Festival di Indonesia dan seluruh dunia,” ujar Joko.

Sementara itu Walikota Jakarta Selatan Syafrin Liputo yang meresmikan pelepasan kedua film pendek ke festival di Inggris mengatakan keberhasilan mengikutsertakan dua film pendek ke Working Class Film Festival di Shefield, Inggris, tidak menjadi kebanggaan sesaat.

“”Keberhasilan ini dapat menjadi pemantik semangat bagi para sineas dan generasi muda lainnya untuk terus berkarya, berani membawa cerita Indonesia ke dunia dan menjadikan kreativitas sebagai salah satu kekuatan bangsa,” ujar Syafrin.(dd)

Must Read

Related Articles