Home Seni & Wisata Film Roh Mati Paksa, Ditunggu Penonton di Tiga Negara Asean

Film Roh Mati Paksa, Ditunggu Penonton di Tiga Negara Asean

by Admin

Film horor berjudul Roh Mati Paksa garapan sutradara Adi Garing, melaunching official poster dan trailer, di Launch Official Poster & Trailer, Epicentrum XXI, Jumat, 7 Februari 2020. Acara diawalu dengan pemutaran trailer berdurasi 2 menit, sebanyak tiga kali di hadapan sejumlah media. Dilanjutkan dengan membuka poster film yang ditutup tirai putih.

“Saya mencoba memberi sentuhan lain dalam film ini. Selain nuansa horor, saya juga suguhkan adegan eksyen. Dengan adanya perkelahian, film ini akan beda, dan lebih punya warna,” ujar Adi Garing yang didampingi sejumlah pemain film Roh Mati Paksa Cinta Berujung Maut.

Film yang diproduksi Super Media Pictures dengan produser Unchu Viejay dan Decky Deal, sudah mendapat respon positif dari para pengelola bioskop di beberapa negara Asean: Malaysia, Brunei, dan Singapura. “Awalnya film ini kami beri judul dengan bahasa Inggris karena ingin kami tawarkan ke manca negara. Ternyata kami keliru. Mereka lebih senang jika menggunakan bahasa Indonesia. Lebih impresif karena terkait budaya mistery di Indonesia,” jelas Adi Garing lebih jauh soal film ini. Lokadi syuting 100 persen di lakukan di Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Mengusung tema kehidupan milenial yang tidak dikontrol, harapannya adalah masyarakat dapat memetik pelajaran dan teredukasi dengan adanya film ini.

Bukan rahasia lagi bila saat proses syuting film bertema horor, terkadang kerap terjadi suatu hal yang mistis. Sehingga saat para pemeran banyak yang mengalami kejadian mistis bahkan kesurupan, tentu hal itu sangat mendukung harapan bahwa film ini dibuat se-real mungkin.

Sebagai salah satu pemeran dalam film ini, Ismi Melinda,mojang Bandung, mendapatkan peran sebagai paranormal yang melawan orang yang kerasukan.” Di sinilah adegan perkelahian itu diperlihatkan. Jadi, eksyennya bukan fight dengan roh halus, tapi dengan manusia yang kemasukan arwah jahat,” ungkap Ismi Melinda.

Adegan perkelahian bukan kali ini saja dilakukan oleh Ismi, di beberapa film dan sinetronnya, dia pernah melakukannya.” Saya memang dari kecil sudah belajar silat Sunda, sampai sekarang masih berlatih. Untuk jaga diri dan olahraga saja enggak untuk jadi atlet,” jelas Ismi.

Selain Ismi Melinda, cast dalam film ini ada Ratu Sikumbang, Gabriella Larasati, Arnold Leonard, Natalie Zen, Robert Chaniago dan Ahmad Pule.(KD)

You may also like

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More