Sunday, April 26, 2026

Syshi Hasbullah: Pekerja Film di Bagian Kostum dan Make up Berharap Ada Peningkatan Nilai Kontrak

SKALAEKONMI COM. JAKARTA. Media film merupakan paduan dari berbagai unsur seni : mulai akting, musik, fotografi, lukis, kostum, make up dan lainnya, menjadi satu cerita yang dinikmati penonton di layar bioskop.

Ke semua unsur seni yang terlibat dalam produksi itu memerlukan keahlian tersendiri. Seperti unsur kostum dan make up yang dijalani Shisy Hasbullah selama hampir dua puluh tahun.
“Seiring kemajuan perfilman nasional dan tambah disukai penonton, semua unsur seni di film harus meningkatkan skillnya,”ujar Shisy yang baru saja selesai menangani make up dan kostum film horor Kolong Langit yang akan seger tayang di bioskop.

Selain film horor, selama hampir 20 tahun, Shisy sudah menangani beragam genre sinetron, FTV ,dan film. Yang cara penanganan dari unsur kostum dan makr up nya pun berbeda.

“Mambuat wajah seram dan menakutkan tingkat kesulitannya lebih tinggi dibanding film drama atau komedi,”ungkap Shisy yang pernah kerja bareng sutradara senior Adisurya Abdy dalam produksi film Staduis Schandal.

Manis pahitnya kerja di perfilman di bagian kostim dan makeup sudah dirasakan Shisy.”Sayangnya sampai sekarang bagian profesi saya itu yang ditaruh bagian terrakhir, termasuk untuk honor masih belum memadai,”kata dia.

Dia berharap ke depan semua stakeholder yang terkait di perfilman memperhatikan peningkatan skill dan honor di bagian kostum dan nakeup.

“Jangan nanti keseringan memanggil bagian make up dari luar negeri, karena pekerja di bidang make up film di sini tidak mumpuni. Ya, beri kami kesempatan dan peningjkatan skill,” ungkap Shisy yang ikut bangga dengan kemajuan film Indionesia yang sudah menjadi tuan rumah di negeri sendiri.(jmt)

Must Read

Related Articles