Saturday, December 6, 2025

Histeria di Special Screening Film Cristine, di Kemang Bersama Nova Eliza dan Septian Dwi Cahyo

SKALAEKONOMI.COM. JAKARTA. Setelah melalui proses produksi dan penantian panjang disajikan di bioskop akhirnya sutradara Harris Cinnamon merasa.lega film horor Cristine, akan mulai tayang, Kamis 16 Oktober 2025 di seluruh bioskop di Indonesia.

Pada Minggu malam, 12 Oktober 2025 bertempat di bioskop XXI Kemang Village, digelar acara special screening dihadiri sutradara Harris Cinnamon, pemain Nova Eliza dan Septian Dwi Cahyo, dan.lainnya.

Septian Dwi Cahyo menjelaskan film horor Cristine memberikan pengalaman baru karena yang ditakuti oleh.penonton bukan hanru seram yang gentayangan.

“Uniknya keseraman itu ada di barin penonton yang menimbulkan ketakutan yang dalam bangett,” ungkap aktor senior ini.

Sementara itu Nova Eliza memberikan pengalamannnya di kala syuting film yang mengambil lokasi di Banjarnegara, Jawa Tengah.

“Sangat mendukung suasana mistis dan seramnya. Rumah besarr di tengah perkebuman salak dengan cerita film horornya menyerang batin penonton. Kalau.penasaran nonton aja deh,” kata Nova Eliza salah satu akteis senior yang tengah naik daun.

Film Sutradara Haris Cinnamon, yang dikenal lewat serial horor Uka Uka Gentayangan, menjelaskan penonton akan menemukan pengalaman horor yang berbeda dari film sejenis di Indonesia.  

“Horor yang saya sajikan berbeda. Penonton baru akan memahami jalan ceritanya setelah selesai menonton. Ada unsur misteri, seram, dan juga mengharukan,” ujar Haris, yang pernah menjadi nominee Asian Television Awards pada 2004

Haris, yang juga ayah dari aktris Shenina Cinnamon, mengungkapkan bahwa film ini adalah karya panjang pertamanya setelah sempat menyutradarai FTV pada 2018.
Ia menyebut pengalaman tersebut sebagai “pemanasan” sebelum akhirnya menerima proyek dari Arci Film Company untuk menggarap Christine.  

“Awalnya, saya sempat ragu karena saat itu film horor sedang booming di Indonesia. Namun, saya memutuskan untuk membuat horor versi saya sendiri, yang berbeda dari film horor lainnya,” jelas Haris.  

Haris mengaku proses produksi Christine penuh tantangan, terutama dalam menyiapkan aspek teknis, artistik, dan sinematik yang sesuai dengan visinya. Ia juga harus memastikan film ini memiliki identitas unik.  
“Tantangannya adalah membuat film horor yang beda, versi saya. Itu membutuhkan persiapan ekstra, terutama secara teknis dan artistik,” tambahnya.  

Bisa dibayangkan bagaimana hidup leseharian kita dengan manusia setengah jin. Seperti cerita dalam film Cristine, seorang gadis mempunyai dobel kepribadian, jin dan manusia.

Film horor ini tidak menampilkan keseraman fisik ini menggeruduk pikiran penonton dengan ketegangan alur cerita yang diurai dengan adegan menakutkan penonton.

“Memang saya ingin menayangkan bukan film horor biasa, yang biasanya tampilan berupa wajah wajah seram. Tapi, di sini mata batin penonton dibuat tegang,”kata Harris Cinammon, sutradara, yang pernah sukses menyutradarai Uka Uka.

Film Cristine akan tayang di bioskop 16 Oktober 2025 dibintangi Nova Eliza, Septian Dwi Cahyo, Jasmine Elfira, Mahardika Yusuf, Agnes Naomi, Zoe Levana, Asmar Lambo, Quatus Sobaroh, dan Maula Asadillah.  

Dikisahkan Jin Rabak sangat ingin keturunannya menjadi manusia seutuhnya tidak seperti dirinya dari golongan mahluk gaib.

Saat Nyimas membutuhkan pertolongannya untuk mendapatkan Wijaya, majikannya menjadi suaminya, kesempatan itu dimanfaatkan Jin Rabak.

Sebagai syarat, jiwa Cristine disemayamkan dalam tubuh Naya, anak kandung Nyimas.

Tapi hal ini tidak berjalan mulus, peristiwa-peristiwa mistis dan tragis menghantui keluarga Nyimas.

Selamatkah Nyimas, Wijaya dan Naya dari teror Jin Rabak?

Dan apakah Cristine jin yang terlahir cantik dapat sempurna menjadi manusia seutuhnya? (Dia)

Must Read

Related Articles