Home UMKM Pusat Kuliner UMKM Karet Tengsin, Selain Harga dan Rasa, Kenyamanan dan Kebersihan Jadi Andalan

Pusat Kuliner UMKM Karet Tengsin, Selain Harga dan Rasa, Kenyamanan dan Kebersihan Jadi Andalan

by Admin

Bagi Anda yang bekerja di kawasan Karet Tengsin, berdekatan dengan CityWalk, Jakarta Pusat, tidak sulit mencari tempat makan dan minum. Para pedagang makanan dan minuman yang dulunya berdagang di seputar Karet Tengsin dengan kondisi kurang rapi dan nyaman, Sudin Koperasi dan UMKM, Jakarta Pusat menyediakan lokasi berjualan yang rapi, bersih dan nyaman : Pusat Kuliner Binaan Sudin Koperasi dan UMKM Jakarta Pusat. Peresemian pusat kuliner itu dilaksanakan pada 9 Desember 2019 yang lalu.

Di pusat kuliner tersebut menampung sekitar 56 pedagang, makanan dan minuman dengan berbagai menu yang disukai oleh para konsumen Jakarta. “Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan kami siagakan tenaga security dan kebersihan yang sigap menjaga keamanan dan kenyamanan para pengunjung ke sini,” ujar Roland Sinaga, sebagai pengelola.
Di lokasi itu juga tersedia Mushola dan toilet yang dijaga kebersihannya setiap saat. Kenyamanan pengunjung dijaga dengan melarang para pengemis dan pengamen masuk ke dalam lokasi.

Namun, ke depan, Roland Sinaga, akan menyediakan live musik dari para pengamen yang sudah melalui seleksi. “Mereka akan kami tempatkan di dekat pintu masuk dan keluar. Jadi, mereka tidak perlu menghampiri pengunjung yang sedang menikmati santapan,” ungkap Roland Sinaga.

Bagi Roland, menjaga kebersihan dan kecepatan pelayanan menjadi perhatiannya sebagai pengelola. Kebersihan dijaga akan membuat pengunjung merasa nyaman dan kecepatan pelayanan memuaskan para pengunjung. “Tentu saja enak dan lezatnya makanan juga menjadi perhatian khusus,” kata Roland.

Dua pedagang makanan dan minuman Fetty dan Erny, berterimakasih kepada Pemda DKI Jakarta, yang telah menyediakan lokasi untuk mereka berjualan. Berjualan yang selama ini di lokasi yang kurang nyaman dan tidak menentu penghasilannya, dengan adanya pusat berjualan yang tertib dan rapi pemasukan mereka kini lebih lancar dan meningkat.
“Sebelum berjualan di sini penghasilan saya tidak menentu. Seminggu terkadang hanya bisa berjualan tiga hari.

Tapi, sekarang pendapatan kami sudah intens dan cukup lumayan peningkatannya sehingga bisa mengatur keuangan untuk kebutuhan hidup keseharian biaya sekolah dan lainnya,” ungkap Fetty yang diamini oleh Erni.

Di lokasi pedagang makanan dan minuman Binaan Sudin Koperasi dan UMKM, Jakarta Pusat tersedia 56 gerai yang menyediakan berbagai makanan dan minuman. Makanan mulai dari sop iga, iga bakar, nasi goreng, gado-gado hingga makanan kecil seperti kue-kue.

“Minuman mulai dari teh, kopi, jus dan minuman lainnya tersedia. Di sini lengkap. Harga terjangkau dan rasanya tak kalah lezat dengan makanan yang ada di resto atau hotel,” imbuh Erni yang seraya bilang harga kaki lima rasa hotel bintang lima.
Ke depan Fetty dan Erni mengharapkan agar Pemda DKI Jakarta melalui Sudin Koperasi dan UMKM menyediakan tempat lebih luas lagi di sekitar karet Tengsin, karena masih ada puluhan pedagang kuliner sejawat mereka yang belum tertampung.

“Mereka ingin sekali seperti kami, sayangnya di sini tidak bisa menampung lagi,” kata Erni.  Apa yang diharapkan Fetty dan Erny disambut oleh Roland Sinaga sebagai pengelola untuk diteruskan kepada Sudin Koperasi dan UMKM Jakarta Pusat. “lahannya sudah ada, dan akan segera kami siapkan,” sahut Roland Sinaga.

Semenjak diresmikan, pusat kuliner Binaan Sudin Koperasi dan UMKM, Jakarta Pusat semakin hari semakin ramai dipadati pengunjung. Para pengunjung merasa puas, pedagang pun puas karena pendapatan bertambah dan tidak perlu khawatir diusir Tramtib.

You may also like

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More