Skalaekonomi.com. Indian Maya. Budaya Maya tidak hanya membangun piramida raksasa dan observatorium astronomi… mereka juga menciptakan jalur-jalur menakjubkan yang menghubungkan kota-kota melalui hutan hujan.
Jalan-jalan ini dikenal sebagai sacbé, sebuah kata dalam bahasa Maya yang berarti “jalan putih”.
Dan mengapa jalan-jalan itu berwarna putih?
Karena jalan-jalan itu dilapisi dengan batu kapur bening yang bersinar di bawah sinar matahari dan bahkan dapat memantulkan cahaya bulan di malam hari.
Sacbé dapat membentang bermil-mil melalui hutan, rawa, dan medan yang sulit untuk menghubungkan kota-kota besar, pusat-pusat upacara, dan daerah-daerah komersial.
Beberapa di antaranya menghubungkan kota-kota besar seperti Cobá dan Yaxuná, menunjukkan tingkat organisasi Maya yang luar biasa.
Hal yang paling mengesankan adalah banyak jalan yang ditinggikan untuk menghindari banjir dan mempermudah perjalanan selama musim hujan.
Para pedagang, prajurit, pelancong, dan pembawa pesan berjalan di sepanjang rute-rute ini yang membantu menjaga agar wilayah-wilayah besar di dunia Maya tetap terhubung.
Banyak ahli percaya bahwa sacbés juga memiliki makna seremonial dan keagamaan, serta berfungsi sebagai jalur perdagangan dan komunikasi.
Bahkan hingga saat ini, beberapa jalur kuno ini masih tersembunyi di bawah hutan dan terus ditemukan oleh para arkeolog menggunakan teknologi modern.
Bangsa Maya tidak hanya menguasai astronomi dan arsitektur… mereka juga membangun jaringan jalan yang menghubungkan salah satu peradaban paling maju di Amerika.(im)

