Home Ekonomi Pangkas Rambut Barcode Barbershop Buka Peluang Investasi Melalui Sistem Franchise

Pangkas Rambut Barcode Barbershop Buka Peluang Investasi Melalui Sistem Franchise

by Admin

Nama Barcode Barbershop sebagai salah satu tempat pangkas rambut berkelas premium sudah sangat dikenal di Jakarta. Tempat pangkas rambut yang pertama kali membuka outlet di kawasan Jalan Sukarjo Wiryopranoto nomor 99A, Jakarta Pusat, sudah memiliki pelanggan tetap.

Para pelanggan tetap Barcode Barbershop merasa bentuk gaya rambut dan penampilan mereka kembali prima usai mendapatkan pelayanan dari barberman pangkas rambut yang kini sudah memiliki dua cabang.

“Karena barberman kami rata-rata sudah menjalani profesi mereka lebih dari lima tahun. Untuk urusan gaya rambut, mereka punya pendapat yang kemudian disampaikan ke pelanggan,” kata Bryan, pengelola Barcode Barbershop saat ditemui di sela-sela pembukaan cabang kedua Studio Barcode Barbershop di Rukan New Castle, Green Lake City, Jakarta Barat, baru-baru ini.

Biasanya, kata Bryan, pendapat dari barberman mengenai gaya rambut disambut baik oleh pelanggan. Hasil akhirnya kemudian membuat pelanggan puas dan berkeinginan untuk melakukan pangkas rambut di Barcode Barbershop.

“Ya rata-rata dua sampai tiga bulanan, pelanggan tetap kita datang lagi untuk merapikan rambutnya,” Bryan menjelaskan.

Barcode Barbershop kini memiliki tiga outlet yang terletak di Jalan Sukarjo Wiryopranoto nomor 99A, Jakarta Pusat, Jalan Cinere Raya nomor 45 dan Rukan New Castle, Green Lake City, Jakarta Barat.

Besarnya peluang investasi di bisnis pangkas rambut, membuat Barcode Barbershop tertarik untuk mengembangkan usaha secara kemitraan (franchise). “Melihat bisnis ini ke depan akan berkembang dengan baik dan juga dunia barbershop identik itu dunia laki-laki. Karena sebaik-baiknya kaum pria gunting rambut di barbershop, bukan di salon,” Bryan menegaskan.

Peluang investasi franchise ditawarkan Barcode Barbershop di angka Rp 67,5 juta. Dengan perincian: biaya sistem waralaba, desain barbershop, penyediaan alat, barberman dan dua kursi pelanggan.

“Harga tersebut belum termasuk biaya sewa gedung yang akan digunakan mitra kami,” Bryan menambahkan.

Ia memastikan jika sistem franchise yang dikelolanya bisa menghasilkan keuntungan maksimal untuk mitra waralaba. Apalagi di musim pandemi, banyak orang kesulitan mencari barbershop yang minim penularan Covid-19.

“Barcode Barbershop tidak cuma memberikan pelayanan pangkas rambut dari barberman yang berpengalaman. Protokol kesehatan maksimal juga diberikan untuk kepuasan pelanggan. Mulai dari ketatnya penggunaan masker, cek suhu badan, barberman dan karyawan yang di rapid test, kebersihan alat cukur sampai stater kit sekali pakai. Kami banyak menggunakan perlengkapan sekali pakai untuk menjaga pelanggan dari penularan Covid-19,” dia menguraikan.

You may also like

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More