Home Ekonomi Film Trah 7 Menunggu Pintu Bioskop Dibuka

Film Trah 7 Menunggu Pintu Bioskop Dibuka

by Admin

Sekitar 100 judul film nasional antri menanti pintu bioskop dibuka. Satu di antaranya film berjudul Trah7. Film horor yang diproduseri Diana Limbong ini menghabiskan tidak kurang dari 3,5 miliar rupiah.” Lebih kurang segitu untuk keseluruhan biaya produksi film horor yang saya jamin berbeda dari yang ada,”ujar Diana Limbong kepada skalaekonomi.com,di Kopi Lali Bojo, Pondok Bambu, Jakarta Timur, Kamis malam lalu.

Pada acara softlaunchilng dalam format diskusi itu, Diana Limbong, tidak mengupas tuntas filmnya dari aspek cerita.”Gak seru kalau saya ceritakan sekarang. Sedikit aja ya,” kata Diana.

Diceritakan seseorang yang kaya dengan cara memuja setan. Namun ada pantanannya. Dia tidak boleh meniduri wanita tertentu. Sayangnya, karena kekayaannya dia pun ingin mengumbar nafsunya tanpa pedulikan larangan yang telah disyaratkan. Dia jatuh cinta pada seorang gadis desa dan mengumbar nafsunya. Kemudian di sanalah dramatiknya film ini.” Cerita Diana Limbong, malam itu didampingi para pemain Trah7, Kevin Torsten, Avriellia SHAQQILA, SURYA R Kusumah. Acara diskusi yang dipandu wartawan Kicky Herlambang itu, menghadirkan nara sumber Ki Joko Bodo.

Ketiga pemain: Kevin, Avriella, dan Surya bercerita tentang perannya masing masing dalam film Trah7 itu.”Saya kira penonton akan terpukau dari awal hingga akhir cerita. Karena ceritanya sangat kuat dan unik,” kata Kevin Torsten. Surya mengaku punya pengalaman tersendiri dalam film ini. Avriella sebagai gadis desa menerangkan bahwa dirinya total berakting di film ini.”Saya dikasih peran dan adegan apa pun saya siap, karena saya masih butuh banyak pengalaman,* kata artis berdarah Aceh dan Batak ini.

Kondisi pandemik corona yang belum juga reda ini, Diana Limbong tidak bisa memastikan kapan filmnya akan hadir dan bisa ditonton di bioskop.”Saya akan sabar menanti hingga pemerintah mengizinkan film Trah7 bisa beredar di bioskop. Sambil menunggu saya terus melakukan berbagai fornar promosi. Setelah itu saya pasrahkan kepada Allah SWT,” pungkas Diana Limbong pengagum angkq 7. Karena itu pulalah filmnya diberi judul Trah7. KangDi

You may also like

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More