Saturday, October 17, 2026

Lima Juri Akhir FFW 2026 Mulai Bekerja, Film dan Sineas Terbaik Indonesia di Tangan Mereka

SKALAEKONOMI.COM. JAKARTA. – Festival Film Wartawan Indonesia (FFW) 2026 resmi memasuki babak penentuan pemenang.

Lima Juri Akhir FFW 2026 telah resmi mulai bekerja memilih karya dan insan perfilman terbaik dari daftar nominasi yang telah diseleksi 21 anggota Komite Seleksi FFW 2026.

Tahun ini, panitia mempercayakan tugas tersebut kepada lima juri akhir yang merupakan wartawan senior, kritikus dan pengamat film dengan jam terbang tinggi yakni Frans Sartono, Susi Ivvaty, Hilmi Faiq, Seno Joko Suyono dan Didang Pradjasasmita.

Kelima juri akan bekerja secara independen dan intensif untuk menilai seluruh nominasi di berbagai kategori, mulai dari Film Terbaik, Aktor-Aktris Terbaik, Sutradara Terbaik, Penulis Skenario Terbaik, hingga dan Penyunting Gambar Terbaik.

“Juri Akhir resmi mulai bekerja. Mereka akan menonton ulang, mendiskusikan, dan memutuskan pemenang dari nominasi yang sudah dihasilkan Komite Seleksi. Keputusan juri akhir bersifat mutlak dan independen dari kacamata wartawan,” ujar Ketua Panitia FFW 2026, Benny Benke di Jakarta, Kamis (16/10).

Komposisi Juri Akhir tahun ini sendiri menggabungkan perspektif kritik budaya, jurnalisme industri dan kuratorial seni yakni:

  1. Frans Sartono – Wartawan senior, kritikus film legendaris yang dikenal dengan tulisan-tulisannya yang mendalam soal estetika dan budaya sinema Indonesia selama lebih dari tiga dekade.
  2. Susi Ivvaty – Wartawan senior yang konsisten mengawal isu film, sosial dan kebudayaan. Memiliki perhatian besar pada representasi dan isu kemanusiaan dalam film.
  3. Hilmi Faiq – Wartawan film yang aktif meliput dinamika industri perfilman nasional, memahami peta produksi dari film bioskop hingga OTT dan juga anggota Dewan Kesenian Jakarta (DKJ).
  4. Seno Joko Suyono – Wartawan, penulis, dan kurator seni yang akan membawa perspektif interdisipliner yang menghubungkan film dengan sastra, politik, dan seni rupa.
  5. Didang Pradjasasmita – Wartawan film senior dan pengamat industri film, dikenal luas karena kedekatannya dengan komunitas film dan pemahamannya yang komprehensif tentang ekosistem festival dan penghargaan.

Dengan latar belakang yang beragam, kelima juri ini diharapkan mampu menjaga marwah, independensi dan objektivitas FFW sebagai festival yang dinilai murni wartawan dan beda dengan festival film lainnya.

“FFW bukan mencari film yang paling banyak ditonton atau paling viral saja. Kami mencari film yang jujur secara cerita, punya nilai budaya, relevan secara sosial, berani secara artistik dan punya dampak. Itu yang menjadi kacamata wartawan di festival ini untuk memilih yang terbaik,” ujar salah satu Juri Akhir, Didang Pradjasasmita.

Sebelumnya, Komite Seleksi FFW 2026 telah bekerja selama lima bulan menyaring dan menseleksi ratusan judul film Indonesia yang tayang di periode 1 Oktober 2025 hingga 30 September 2026 yang sudah tayang di bioskop dan layanan streaming (OTT).

Daftar nominasi hasil kerja Komite Seleksi inilah yang kini menjadi bahan penilaian Juri Akhir yang mulai bekerja hingga akhir Oktober ini. Mereka akan berdebat, melakukan voting, dan mencari konsensus untuk menentukan satu pemenang di setiap kategori.

Malam Puncak Anugerah FFW 2026 sendiri dijadwalkan digelar pada November 2026.*

Must Read

Related Articles