Wednesday, August 19, 2026

5 Film Pendek Raih Hadiah Jutaan Rupiah Pada Penganugerahan Aspirasi MADFest Merah Putih Film Pendek Kelas Pekerja 2026.

SKALAEKONOMI. COM. JAKARTA. Festival Film Pendek Kelas Pekerja , MADFest Merah Putih yang diinisiasi Ketua Yayasan Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail (YPPHUI) H. Sonny Pujisasono, SH, MBA menggelar Malam Penganugerahan Aspirasi dengan menyerahkan hadiah berupa piala, sertifikat dan uang pembinaan.

Ada pun ke 10 yang masuk seleksi :

  1. Kandang yang tak menunduk
  2. Lelah
  3. Antrian Nomer Kematian
  4. Rastra Sewa Kotama
  5. Dilema
  6. Saka Lor Saka Sagara
  7. ⁠Perjuangan Petani Tak Bertanah
  8. ⁠Tukang Air Pikulan Kampung Lodan
  9. ⁠Ana & Semangkok Mie Ayam
  10. ⁠Tumpang Sari

    Dari 10 seleksi terpilih 5 pemenang peserta 1-5 mendapakan uang pembinaan sebesar masing masing Rp 5 juta, dan 6-10 menerima Rp 2.
    Dalam sambutannya Sonny Pujisasono mengatakan, Fastival Film Pendek Kelas Pekerja akan dilanjutkan pada tahun depan dengan klasifikasi aspirasi profesi lebih luas lagi.
    “Pada tahun pertama kami hanya mengakurasi 5 bidang saja. Pada tahun depan sekitar profesi termasuk pekerja kelautan, pekerja pertanian, bidang HAM, dan lainnya,” kata Sonny di depan para tamu yang hadir di antaranya Ketua Penasehat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Ir. Said Iqbal, mantan Menteri Tenaga Kerja Bomer Pasaribu, Ketua Lembaga Sensor Film Naswardi, Direktur Bina Sistem Pengawasan Ketenagakerjaan Yuli Adiratna, S.H., M.Hum, para ketua serikat pekerja dan buruh, dan sejumlah ketua organisasi perfilman.

Pada gelaran Festival Film Pendek Kelas Pekerja tahun mendatang Sonny menjelaskan akan bekerjasama dengan Lembaga Sensor Film (LSF), untuk menghindari berita hoax, ujaran kebencian dan yang berpotensi melanggar undang undang.

“Karena fesrival film ini sudah masuk dalam ranah rezim maka untuk menghindari hal melanggar norma dan undang undang, peserta harus lulus sensor,” kata Sonny.

Ketua PKP Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal, dalam sambutannya mendukung digelarnya Festival Film Pendek Kelas Pekerja.

“Saya harapkan di tahun mendatang festival film kelas pekerja ini bisa lebih meluas lagi bidang profesi yang menyampaikan aspirasinya,” kata Said Iqbal.

Said Iqbal juga menyoroti pekerja di bidang perfilman belum sepenuhnya dapat perlindungan sosial.

“Ke depan negara akan hadir melindungi pekerja film baik dari aspek bubungan kerja, kecelakaan, kerja dan hari tua para pekerja di perfilman,” jelas Said Iqbal.

Ketua Kurator Festival Film Pendek Kelas Pekerja Ensadi Joko Santoso kepada media mengatakan bahwa penilaian ditekankan lebih kepada isi pesan yang disampaikan.

“Meski teknis kami nilai. Namun, intinya bagaimana pesan itu disampaikan dengan estetik dalam format film,” kata Ensadi Joko Santoso.***

Must Read

Related Articles