Thursday, April 30, 2026

Dari Toyoda Menjadi Toyota, Asalnya Mesin Tenun Sukses Di Mobil

SKALAEKONOMI.COM JAKARTA. Mulanya perusahaan Toyota berada di ambang kehancuran, kerja keras dan kerja cerdas hingga meluncurkan mobil ini.

Semuanya berawal dari satu orang, Sakichi Toyoda. Ia menciptakan alat tenun yang sangat canggih sehingga akan berhenti sendiri jika terjadi kesalahan.

Ia menjual patennya ke Inggris, dan dengan uang itu, putranya, Kichiro Toyoda, melakukan sesuatu yang tak terpikirkan.

Ia mulai memproduksi mobil di Jepang yang bahkan tidak memiliki jalan raya.

Awalnya, Toyota sukses di dalam negeri, tetapi Kichiro bermimpi besar dan ingin menaklukkan Amerika Serikat, pasar paling kompetitif di dunia.

Tak seorang pun percaya bahwa merek Jepang dapat menandingi raksasa seperti Ford atau General Motors, tetapi pada tahun 1950-an, mereka mengekspor model pertama mereka, Toyota Crown.

Hasilnya adalah bencana: mesinnya lambat, berisik, dan tidak dapat melewati jalan raya. Tak seorang pun menginginkannya; itu adalah kegagalan total.

Perusahaan mengalami krisis. Karyawan diberhentikan, lini produksi ditutup. Namun Kichiro tidak menyerah; ia menemukan kembali dirinya dan menciptakan Sistem Produksi Toyota.

Hanya apa yang dibutuhkan yang diproduksi, saat dibutuhkan, tanpa kelebihan, tanpa pemborosan. Sebuah sistem yang begitu efisien sehingga kemudian diadopsi oleh rumah sakit, maskapai penerbangan, dan bahkan Apple.

Namun, jurus jitunya masih kurang: bagaimana jika mereka membuat mobil yang diinginkan semua orang, dan mampu dibeli oleh banyak orang?

Andal, sederhana, dan tahan lama. Maka, Toyota Corolla lahir pada tahun 1966.

Mobil itu tidak mewah, memang kecil, tetapi tangguh, awet bertahun-tahun, murah, dan tak pernah gagal.

Di Jepang, mobil itu menjadi mobil rakyat. Di Amerika Serikat, mobil itu menaklukkan apa yang tak dapat dicapai orang lain.

Setelah menaklukkan pasar mobil Amerika Serikat, mobil merek Toyota menjadi idaman masyarakat dunia.

Di Indonesia mobil merek Toyota, dari segi penjualan mengungguli merek mobil lainnya yang mengaspal di jalanan raya negeri Indonesia.

Di tahun 70an mobil Toyota diberi nama Toyota Kijang. Ternyata Kijang singkatan dari Kerjasama Indonesia -Jepang. Meski rada rada maksa singkatan itu, yang pasti mobil produksi Toyota menjadi andalan keluarga Indonesia.

Spirit keluarga Toyoda nikmati prosesnya jangan berhenti hanya karena salah. Setelah salah dipelajari mengapa, akhirnya mendapatkan kebenaran pasar. Toyota di suka.

Cuma tidak ada penjelasan dari keluarga mereka soal dari Toyoda menjadi nama Toyota. (Dia)

Must Read

Related Articles